Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2013

JANGAN MENGUTUK SEPI DI TENGAH KERAMAIAN

Merasa sepi adalah bagian dari esensi kepemilikan rasa oleh manusia, namun terkadang perasaan sepi menjadi bagian penghalang terhadap sesuatu yang lebih produktif. Perasaan sepi setidaknya pernah dirasa oleh setiap manusia. Berbagai macam alasan bisa muncul dari adanya perasaan sepi ini, mulai dari sesuatu yang termiliki hingga sesuatu yang menyangkut posisi keberadaan makhluk. Namun perasaan sepi dimaksud disini adalah perasaan sepi yang lain, bukan karena kesendirian disuatu tempat, tapi lebih menyangkut sesuatu yang termiliki dalam rasa (baca: hati).

Kesederhanaan Pemimpin: Berkaca Pada Khalifah Umar r.a.

 Ketika mengkaji berbagai literatur mengenai kemuliaan para sahabat Rasulullah Saw, akan ada pertemuan dengan berbagai kemuliaan dan teladan yang baik. Jika orang-orang disekitar (sahabat) Rasulullah Saw, dapat menunjukkan kemuliaan akhlak yang sedemikian indah hingga memerindingkan ketika membaca, karena kekaguman. Lalu bagaimana dengan akhlak Rasulullah Saw, yang merupakan rujukan bagi mereka para sahabat Nabi? Allahullashalli Alaa’ Muhammad wa Ali Muhammad...

Belajar Membaca

K ita belajar apa hari ini, kek? Belajar melihat pada sisi yang lain...cu! tentang apa, kek? Banjir, cu!

REFLEKSI PEMUDA

Gambar disini Tulisan ini ditemukembali dalam file-file yang tersebar, dibuat sudah cukup lama namun terlupa untuk dipublish ke blog. mengisi lamunan dengan sesuatu yang menggerakka jemari pada tuts notebokk sore itu. bercerita tentang peringatan hari sumpah pemuda 28 oktober 2012 lalu, yang lagi-lagi sekedar seremonia. tulisan sederhana yang tidak mengajak pada pola pikir saya, hanya saja sebagai sharing isi kepala. bisa jadi keresahan kita berada pada sisi yang berbeda, dan tertemukan pada sisi yang berbeda lainnya. bukankah membagi cerita bisa menjadi "sesuatu" yang baru untuk kita dalam menanggapi perspektif masing-masing?.

Perjumpaan dengan K.H Mustofa Bisri.

Gus Mus, begitu beliau biasa dipanggil. perjumpaan ini sebenarnya tidak pernah terjadi hanya saja, membaca beberapa tulisannya menjadi menarik.  Kiyai, penyair, novelis, pelukis, budayawan dan cendekiawan muslim. Beliau kyai yang bersahaja, bukan kyai yang ambisius. Beliau kiyai pembelajar bagi para ulama dan umat. Beliau juga Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah.

Merenung...

Mereka mewujudkan Agama sebagai penutup hati nurani dan pengunci akal pikiran. Mereka adalah orang-orang yang tertipu yang berbuat buruk tapi mengira bahwa mereka berbuat baik....musuh yang pintar lebih baik daripada penggemar yang bodoh. _Ali bin Abi Thalib_

Kata Pertama

Sudah duapuluhlima kali diri ini melewati tahun baru, entah yang masuk dalam kesadaran dari itu mungkin hanya beberapa saja. Tahun baru masa kanak-kanak, bisa jadi dilewatkan dalam keriuhan bunyi terompet dan kembang api disamping itu ritual begadang. Tahun baru dimasa remaja, tidak jauh berbeda hanya saja diri telah memiliki jaringan pertemanan, keriuhan terompet, dan kembang api yang sama juga begadang yang sama.

Mesti Membuat Resolusi ?

Gambar  disini Saat ini bilangan tanggal telah pas menempatkan dirinya pada posisi 3 januari, namun masih saja ada pertanyaan apa resolusimu di tahun 2013? Sudah menuliskan apa yang diinginkan tahun 2013? Hal paling ingin dicapai di tahun 2013?, belum jawabku. Karena resolusi baru sementara aku tuliskan, dan kelak menjadi bagian dari ikhtiarku.

Menghadapi Pilihan-Pilihan

Hal tersulit dilakukan adalah menentukan pilihan, menurutku. pun ketika pilihan itu mewujud dalam rasa. tapi kita sebagai manusia tetap tidak terlepas dari apa yang ditakdirkan dan direkayasa oleh Allah Swt. kita tahu bahwa rekayasaNya lah yang paling baik, bahkan DIA lebih tahu mana yang baik dan tidak pada HambaNya.

Bolimo Karo Somanamo Lipu...?

Tulisan ini Adalah Tulisan saya untuk Kolom Opini Radar Buton, dimuat pada harian tersebut di edisi Kamis, 27 desember 2012. Hanya sekedar tulisan yang menjadi keresahan saat ini terhadap pemahaman dan kesadaran kita terhadap daerah Buton.