Langsung ke konten utama

Untuk Dia



Setiap manusia pasti memiliki penggambaran kesenangannya sendiri, setiap kali mengingatnya seberapa lebar jarak hanya akan menjadi bias diatara mereka. tak terbatas ruang dan waktu ketika hati telah menjadi satu dalam rasa.

Aku tak mampu menyusun dan menulis kata, terkait rasa yang ada saat ini. karena memang rasa ini tak mampu di bentuk dalam kata sehingga dia menjadi kabur.

Rasa selalu tersimpan dalam kenangan, saya tidak punya kekuatan atau kesaktian untuk merumuskan rasa itu. karena memang rasa ini bukan karena saya ke dia atau dia kesaya. tapi satuan utuh yang kami rasa, dia dan saya yang termanifestasi dari peleburan jarak.

Dalam taman para pemilik rasa, air mata hanya memiliki alasan untuk ada karena bahagia. setiap hal akan menjadi indah, setiap tanah menjadi taman-taman, setiap jejak menjadi kenangan yang mengikat.

pengalaman tentang rasa, membawamu menjadi sedikit aneh irasional. setiap waktu dilewati tanpa disadari. setiap tanggal terlewati layaknya sedang rontok dari kalender namun menjadi bunga yang menghias. karena rasa memiliki satuan penggabung. dimana asa, rasa dan doa menjadi munajat sepasang kekasih dalam mengingat DIA.

Komentar

Tulisan Populer

Kenangan Kambing

Entahlah kemarin pada saat selesai membaca sebuah novel berjudul Sepatu Dahlan yang ditulis oleh Krishna Pabichara, saya kemudian terkesan dengan semangat yang dimiliki oleh Dahlan dan Teman-temannya. Ada sebuah mozaik yang tertangkap oleh zaman dan akan terus terkenang oleh masa atas sebuah pencapaian mimpi anak manusia dan disertai dengan kerja keras. Banyak hal, banyak nilai yang dicatut dalam novel tersebut salah satu kata yang paling saya senangi dalam novel ini adalah “orang miskin cukup menjalani hidup dengan apa adanya”. Novel yang diangkat dari biografi hidup Dahlan Iskan (Menteri BUMN saat ini), walaupun begitu tetaplah cerita yang ditulisnya adalah sebuah fiksi yang ditambahkan bumbu tulisan disana-sini agar menarik tapi tetap memiliki keinginan kuat untuk menggambarkan kehidupan Dahlan Iskan, yang saat ini menjadi salah satu tokoh yang banyak menjadi inspirasi. Namun ada satu aktivitas Dahlan dalam cerita ini yang langsung memberi sebuah kenangan flashback bagi saya, ...

Bolimo Karo Somanamo Lipu...?

Tulisan ini Adalah Tulisan saya untuk Kolom Opini Radar Buton, dimuat pada harian tersebut di edisi Kamis, 27 desember 2012. Hanya sekedar tulisan yang menjadi keresahan saat ini terhadap pemahaman dan kesadaran kita terhadap daerah Buton.