Langsung ke konten utama

Untaian Hikmah dari Ibnu At'hailah

" Keinginanmu untuk melulu beribadah padahal masih menempatkanmu pada posisi harus berusaha (mencari nafkah) termasuk syahwat yang samar. sebaliknya keinginanmu untuk berusaha padahal Allah menempatkanmu pada posisi melulu beribadah merupakan bentuk penurunan semangat dari tekad yang tinggi"

"Tanamlah wujudmu pada tanah kerendahan, sebab sesuatu yang tumbuh tanpa ditanam hasilnya tidak akan sempurna"

"Keinginanmu untuk mengetahui aib-aib tersembunyi dalam diri lebih baik daripada keinginan untuk mengetahui hal-hal gaib yang tersembunyi darimu"

"bisa jadi engkau berbuat buruk, namun persahabatanmu dengan orang yang kondisinya lebih buruk menjadikanmu tampak baik"

"Orang yang selalu menjawab semua pertanyaan, menceritakan semua yang dilihat, serta menyebut semua yang diketahui itu menjadi bukti atas kebodohannya"

Komentar

Tulisan Populer

Kenangan Kambing

Entahlah kemarin pada saat selesai membaca sebuah novel berjudul Sepatu Dahlan yang ditulis oleh Krishna Pabichara, saya kemudian terkesan dengan semangat yang dimiliki oleh Dahlan dan Teman-temannya. Ada sebuah mozaik yang tertangkap oleh zaman dan akan terus terkenang oleh masa atas sebuah pencapaian mimpi anak manusia dan disertai dengan kerja keras. Banyak hal, banyak nilai yang dicatut dalam novel tersebut salah satu kata yang paling saya senangi dalam novel ini adalah “orang miskin cukup menjalani hidup dengan apa adanya”. Novel yang diangkat dari biografi hidup Dahlan Iskan (Menteri BUMN saat ini), walaupun begitu tetaplah cerita yang ditulisnya adalah sebuah fiksi yang ditambahkan bumbu tulisan disana-sini agar menarik tapi tetap memiliki keinginan kuat untuk menggambarkan kehidupan Dahlan Iskan, yang saat ini menjadi salah satu tokoh yang banyak menjadi inspirasi. Namun ada satu aktivitas Dahlan dalam cerita ini yang langsung memberi sebuah kenangan flashback bagi saya, ...

Bolimo Karo Somanamo Lipu...?

Tulisan ini Adalah Tulisan saya untuk Kolom Opini Radar Buton, dimuat pada harian tersebut di edisi Kamis, 27 desember 2012. Hanya sekedar tulisan yang menjadi keresahan saat ini terhadap pemahaman dan kesadaran kita terhadap daerah Buton.