Langsung ke konten utama

Asa Untuk Sahabatku!

pernah kita bicara tentang waktu,
yang menabur dalam sudut kehidupan,
memanggut cita dalam warna,
memantulkan cahaya kemilau keindahan

pernah kita mengganggu dalam canda,
tentang mereka, kita, aku dan kamu,
menabur tawa di setiap sudut,
hanya mengerti seperti adanya itu

pernah kita menyinggung
suka, duka menjadi garis
satu hal menjadi seribu kenangan
meramu dalam susuk sanubari

pernah ku berpikir tuk lebih,
bukan untuk merusak yang ada,
hanya saja egoku terhadapku,
menjadi syarat tumpukan hati

pernah kuberpikir untuk memberikanmu,
satu keping asa di congkaknya ego,
untuk satu kesempatan darimu
memberi Asa untuk Sahabatku,
untuk kita, aku dan kamu....
(njk!)

Komentar

Tulisan Populer

Kenangan Kambing

Entahlah kemarin pada saat selesai membaca sebuah novel berjudul Sepatu Dahlan yang ditulis oleh Krishna Pabichara, saya kemudian terkesan dengan semangat yang dimiliki oleh Dahlan dan Teman-temannya. Ada sebuah mozaik yang tertangkap oleh zaman dan akan terus terkenang oleh masa atas sebuah pencapaian mimpi anak manusia dan disertai dengan kerja keras. Banyak hal, banyak nilai yang dicatut dalam novel tersebut salah satu kata yang paling saya senangi dalam novel ini adalah “orang miskin cukup menjalani hidup dengan apa adanya”. Novel yang diangkat dari biografi hidup Dahlan Iskan (Menteri BUMN saat ini), walaupun begitu tetaplah cerita yang ditulisnya adalah sebuah fiksi yang ditambahkan bumbu tulisan disana-sini agar menarik tapi tetap memiliki keinginan kuat untuk menggambarkan kehidupan Dahlan Iskan, yang saat ini menjadi salah satu tokoh yang banyak menjadi inspirasi. Namun ada satu aktivitas Dahlan dalam cerita ini yang langsung memberi sebuah kenangan flashback bagi saya, ...

Bolimo Karo Somanamo Lipu...?

Tulisan ini Adalah Tulisan saya untuk Kolom Opini Radar Buton, dimuat pada harian tersebut di edisi Kamis, 27 desember 2012. Hanya sekedar tulisan yang menjadi keresahan saat ini terhadap pemahaman dan kesadaran kita terhadap daerah Buton.