Langsung ke konten utama

menya(pa)gi



gerak angin menelusuk dalam pori hidup,
mengetuk senandung irama keceriaan,
pagi memberi rekahan senyum yang KUASA,
merebahkan diri pada kegembiraan menya(pa)gi,
membuat manis elegi pagi kasih,
menggurat langkah optimisme fantasi cinta-Nya,
ceriakan setiap pagi-pagimu sahabat.
-njk!-

Komentar

Tulisan Populer

Kenangan Kambing

Entahlah kemarin pada saat selesai membaca sebuah novel berjudul Sepatu Dahlan yang ditulis oleh Krishna Pabichara, saya kemudian terkesan dengan semangat yang dimiliki oleh Dahlan dan Teman-temannya. Ada sebuah mozaik yang tertangkap oleh zaman dan akan terus terkenang oleh masa atas sebuah pencapaian mimpi anak manusia dan disertai dengan kerja keras. Banyak hal, banyak nilai yang dicatut dalam novel tersebut salah satu kata yang paling saya senangi dalam novel ini adalah “orang miskin cukup menjalani hidup dengan apa adanya”. Novel yang diangkat dari biografi hidup Dahlan Iskan (Menteri BUMN saat ini), walaupun begitu tetaplah cerita yang ditulisnya adalah sebuah fiksi yang ditambahkan bumbu tulisan disana-sini agar menarik tapi tetap memiliki keinginan kuat untuk menggambarkan kehidupan Dahlan Iskan, yang saat ini menjadi salah satu tokoh yang banyak menjadi inspirasi. Namun ada satu aktivitas Dahlan dalam cerita ini yang langsung memberi sebuah kenangan flashback bagi saya, ...

Bertemu Ramadhan 1435 H

Alhamdulillah, akhirnya ini pertemuan kesekian kalinya dengan bulan ramadhan, dan sekaligus pertemuan yang tidak diawali dengan kumpul sahur sama keluarga besar. Sudah beberapa tahun ini, sejak kuliah tepatnya mulai S1 hingga saat ini saat S2 juga demikian. Momen awal ramadhan selalu dijalani dengan kehidupan anak kost, namun kerinduan untuk mengawali ramadhan dengan keluarga itu seringkali menghinggapi.

HUJAN

Aku suka hujan, hujan memberi tak memilih, hujan memberitahu untuk sejenak berhenti, hujan memberi tahu untuk sejenak berpikir bahwa hidup tak jua menjemukkan, hujan memberi kesenangan dan keteduhan disela gersang. Aku suka hujan, hujan mengatakan dunia indah, hujan mengatakan kebagahagiaan melalui pelangi setelahnya, hujan mengatakan benih untuk bertumbuh, hujan mengatakan inilah jejak para pemenang, hujan menghapus jejak kekalahan keputusasaan dan pesimisme karena hujan adalah lambang harapan-harapan dalam cinta. Aku suka hujan, yang membuatku merindu, yang membuatku mengingat, yang membukakan hati bahwa dia ada. Aku suka hujan yang memberikanmu ketenangan untuk setiap masalahmu, aku suka hujan. Aroma pohon, aroma daun, aroma tanah, masing begitu menyengat di hidungku. Berjalam di sisi pohon besar menuju kampus walaupun dengan kondisi masih gerimis. Kehidupan seorang mahasiswa selalunya semuanya dapat dicukupkan, apakah itu banyak ataupun sedikit pasti cukup. Ku tahu hari itu ...