Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Islam

Ramadhan Yang Tak (Pernah) Dirindukan

"ahh...tinggal beberapa hari lagi puasa" "Sudah bikin kue?" "THR belum keluar ya?" "Sudah punya baju baru?"

Pahamkan Mereka Dengan Sederhana

Beberapa waktu lalu, ketika singgah untuk sedikit ngopi di salah satu angkringan depan kampus. sembari mengisi pandangan pada serangkaian jalur jalan, mobil motor hingga bus-bus besar luar kota berlalu lalang. entah mereka seperti memparodikan jalannya kehidupan di depanku, yakni kehidupan itu dijalani dan selalunya bergerak kedepan. Namun ada yang berbeda dengan bapak angkringan (yang saya panggil pak Le'), pertanyaan yang berbeda seperti biasanya kalau saya singgah di angkringannya. awalnya pak le' cuman bertanya saya sering sholat subuh berjamaah ke masjid? saya bilang iya, tapi tidak sering juga sih karena kadang ketiduran heheheh. katanya lagi, saya mau berjamaah subuh juga, nanti kita sama-sama ya? (cuman mengangguk dan tersenyum tidak ada yang bisa saya katakan). 

Today Is Not Valentine but International Hijab Day

picture from here Tanggal 14 februari katanya sih adalah hari kasih sayang atau disebut hari valentine, makanya pada hari itu orang-orang yang menyakininya mengungkapkan perasaan sayang mereka dengan berbagai cara. hari ini juga identik dengan pemberian cokelat dan bunga, sebagai wujud perasaan sayang kepada pasangannya. padahal kebiasaan ini sangat jauh berbeda dengan sejarah kenapa mesti ada hari valentine itu sendiri. dimana kebiasaan ini adalah sebuah kebiasaan suatu sekte tertentu yang kemudian dipelihara hingga hari ini. sebagai muslim, tentunya kebiasaan seperti ini bukan dari bagian ajaran agama. karena barang siapa menyerupai suatu kaum maka dia merupakan bagian kaum tersebut. tentunya Islam itu agama cinta, tak perlu dibatasi pada hari apa dilakukan, dengan benda apa diungkapkan, atau persyaratan apapun. karena saya yakin cinta tak pernah memberlakukan syarat, dengan syarat akan memperlemah cinta. sepakat?

Menjadi Kelompok yang Sedikit; Kenapa Takut?

Gambar disini Beberapa orang mengikuti sesuatu karena beranggapan banyak orang yang melakukan hal tersebut, terlepas apakah hal itu baik atau buruk baginya. Kondisi ini juga dicerminkan dalam sistem hari ini, dimana mayoritas adalah patokan dilakukannya sesuatu dan kecenderungan mengeyampingkan kondisi minoritas menjadi konsekuensi terjadinya hal ini. Pihak yang sedikit seringkali menjadi bagian yang terpinggirkan, karena tidak memiliki basis dukungan yang kuat. Dalam Pemilu dan Pilkada contohnya, kelompok yang sedikit (dalam perolehan suara) diposisikan sebagai pihak yang kalah. Lalu kenapa dengan menjadi bagian dari kelompok yang sedikit? Kalau memang benar kenapa mesti takut?. Ingat bahwa pemimpin adalah kelompok sedikit, dan memiliki pengikut banyak. Para tokoh-tokoh dunia adalah mereka yang dari kelompok yang sedikit, namun mampu menjadi individu transformatif di dalam masyarakat banyak.

Kesederhanaan Pemimpin: Berkaca Pada Khalifah Umar r.a.

 Ketika mengkaji berbagai literatur mengenai kemuliaan para sahabat Rasulullah Saw, akan ada pertemuan dengan berbagai kemuliaan dan teladan yang baik. Jika orang-orang disekitar (sahabat) Rasulullah Saw, dapat menunjukkan kemuliaan akhlak yang sedemikian indah hingga memerindingkan ketika membaca, karena kekaguman. Lalu bagaimana dengan akhlak Rasulullah Saw, yang merupakan rujukan bagi mereka para sahabat Nabi? Allahullashalli Alaa’ Muhammad wa Ali Muhammad...

Belajar Membaca

K ita belajar apa hari ini, kek? Belajar melihat pada sisi yang lain...cu! tentang apa, kek? Banjir, cu!

Perjumpaan dengan K.H Mustofa Bisri.

Gus Mus, begitu beliau biasa dipanggil. perjumpaan ini sebenarnya tidak pernah terjadi hanya saja, membaca beberapa tulisannya menjadi menarik.  Kiyai, penyair, novelis, pelukis, budayawan dan cendekiawan muslim. Beliau kyai yang bersahaja, bukan kyai yang ambisius. Beliau kiyai pembelajar bagi para ulama dan umat. Beliau juga Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah.

Merenung...

Mereka mewujudkan Agama sebagai penutup hati nurani dan pengunci akal pikiran. Mereka adalah orang-orang yang tertipu yang berbuat buruk tapi mengira bahwa mereka berbuat baik....musuh yang pintar lebih baik daripada penggemar yang bodoh. _Ali bin Abi Thalib_

Catatan Imaginer

Pertemuan hari itu sedikit menyisakan lelah, duduk berselonjor diteras masjid. Di dalam sedang dilakukan pengajian ibu-ibu jamaah masjid. Seorang Bapak dengan pakaian sederhana, selesai menunaikan sholat. Dia menghampiriku dan bertanya, kenapa tidak ikut pengajian? Saya bilang, sedang buru-buru mau pulang ada urusan. Saya balik bertanya, kamu sendiri? Dia menjawab sederhana, pengajiannya bukan buat saya.  Loh?? (terheran) Saya mencoba menanyakan kembali, kenapa? Dan berdiskusi panjang.. Begitulah, jawab dia.  petikan diskusi itu seperti ini :

DARI SOLO UNTUK GAZA

[catatan saat mengikuti aksi solidaritas Dari Solo Untuk Gaza] Semenjak konflik Israel dan kelompok hamas Palestina di Jalur Gaza, telah banyak berjatuhan korban jiwa dari masyarakat sipil, perempuan dan anak-anak. konflik yang kemudian banyak mengundang simpati dari kaum muslimin didunia untuk mendukung saudara-saudara Muslim di Gaza Palestina. Tidak ketinggalan adalah Kota Solo, Jawa Tengah pada hari Ahad 25 November 2012 lalu, di arena Car Free Day jalan Slamet Riyadi depan taman Sriwedari. Acara yang diprakarsai oleh Sahabat Al Aqsa, TPA TPQ Solo Raya dan MUI Solo ini juga didukung berbagai elemen pergerakan muslim Solo Raya.

Sejarah Panjang Palestina

Palestina, (sumber) Konflik Israel dan Palestina (Hamas) terus terjadi, belum lama ini (Rabu, 14/11/2012) kembali terjadi konlik dimana tentara Israel menembakkan roketnya di daerah Jalur Gaza. tidak kurang dari 100 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka (21/11/2012). lalu kenapa, konflik Israel dan Hamas ini selalu terulang? walaupun serangkaian diplomasi maupun upaya lainnya telah dilakukan. Info ini saya dapat melalui Koran Republika edisi 22 November 2012, sebagai tambahan informasi di blog ini terkait sejarah panjang konflik yang selalu saja terjadi antara Israel dan Palestina (Hamas).

So After This, What??

"Melalui sebuah TOA kecil, diatas hamparan bendera Palestina. Seorang mahasiswa sedang berorasi mengenai kondisi palestina. saat itu mereka juga sedang melakukan penggalangan dana bagi masyarakat Palestina di Jalur Gaza yang memang beberapa hari ini diberitakan adanya penyerangan disana, dan menyebabkan adanya korban jiwa masyarakat sipil"

You Came To Me

Yakinlah, ketika setiap kerisauan, kesusahan, yang disertai ketakwaan kepadaNya akan ada kebaikan di baliknya. Allah Swt, berfirman bahwa tidak akan berubah nasib suatu kaum sebelum mereka merubah nasib mereka sendiri. yakinlah bahwa janji Allah swt adalah nyata "berusahalah lalu bertawakkal kepadaKu, maka akan aku cukupkan.

Optimisme Niat

Beberapa tahun lalu mungkin saya lebih suka untuk bermimpi-mimpi, itu juga yang membuat saya seringkali menulis tentang imajinasi baik itu di blog atau buku kecil "si hijau" saya. memang, saya percaya bahwa ketika kita masih mampu untuk bermimpi sesungguhnya kita dapat menciptakan mimpi itu menjadi nyata. dalam buku Ibrahim El Fikhy, yang membahas tentang berpikir positif menyatakan bahwa keinginan yang kuat terhadap sesuatu dapat membuat kita terus berpikir tentang hal itu, dan banyak pengalaman dengan keinginan tersebut dia secara tidak langsung memberikan dorongan positif pada dirinya untuk mencapai keinginan tersebut. Tawakkal menjadi kunci dalam usaha tersebut.

Marhaban Ya Ramadhan

Mohon Maaf Lahir dan Batin, serangkaian sms yang masuk di handphone sya. namun saya sendiri bingung mau menjawabnya seperti apa, ya sudah paling saya menjawab dengan nada dan perkataan yang sama. sebenarnya saya juga bingung, dengan menanti datangnya Ramadhan bukankah sebaiknya dengan hati yang suci. namun ketika kita diperhadapkan dengan hal-hal seperti tadi, muncul banyak pertanyaan di kepala saya. ketika menjelang ramadhan maka kita banyak mengirim sms permohonan maaf ke setiap orang dan akhirnya akan mengirimkan sms pula terhadap orang-orang atau sahabat kita. lalu Ramadhan kita sambut dengan sms dan mengakhirinya dengan sms. Semestinya memang menurut saya menyambut ramadhan disamping dengan mengirim sms permohonan maaf, namun juga mempersiapkan diri menyambut bulan suci ramadhan dengan penuh gembira. bulan yang terbaik dimana malam-malamnya merupakan tempat paling baik bermunajat kepada Allah Swt. semoga Ramadhan kali ini kita kemudian mampu menjadi pemenang dan mencapai fitrah s...