Sebelah kanan (batik) adalah "Prof", sedang yang kiri (kemeja biru) adalah "water-prof".... Kuliah Umum, bertema Labu Rope Labu Wana: Sejarah Buton yang Terabaikan oleh Prof. Dr. SUSANTO ZUHDI, M.Hum. Catatan baik untuk dishare malam itu, yakni: 1. Dimanapun dan sesiapapun, seringkali menggunggulkan bangsanya. Beliau Prof Susanto mengambil jalan lain, kelahiran banyumas namun sungguh merasa memperoleh "keberuntungan yang tiada tara" ketika mengenal dan bercerita tentang buton (ini tertulis di slide beliau). Ini lecutan buat kami, pemuda. Bangganya disimpan dalam semangat, sedang semangatnya dipersembahkan buat kemajuan daerah yang berurat nadi keluhuran budaya buton. 2. Buton cinta damai, namun lebih cinta akan kebebasan. Maka itu, orang buton terkenal adaptif termasuk dengan bangsa apapun. Terbukti hingga kini jejak genetis itu tetap ada di beberapa penjuru daerag buton. Contoh, mata biru, kulit putih layaknya china bahkan hidung mancung seperti arab...